- Seorang buruh menemukan jasad bayi perempuan mengambang di Sungai Terusan, Lampung Utara, pada Rabu (14/10/2026).
- Hasil pemeriksaan menunjukkan jasad bayi memiliki luka kekerasan dengan kondisi ari-ari masih melekat.
- Polres Lampung Utara menyelidiki kasus pembuangan bayi dan mengevakuasi korban ke RSU Ryacudu Kotabumi.
SuaraLampung.id - Berniat membasuh tubuh di sungai usai memeras keringat mencabut singkong, seorang buruh harian lepas di Kabupaten Lampung Utara justru dihadapkan pada pemandangan mengerikan.
Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan mengambang dalam kondisi mengenaskan di bawah jembatan Sungai Terusan, Desa Bumi Jaya, Kecamatan Abung Timur, Rabu (14/10/2026) siang.
Temuan memilukan itu pertama kali disaksikan oleh Muhayat bin Muhadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat hendak mandi bersama seorang rekannya, langkahnya terhenti ketika melihat sesosok jasad kecil terombang-ambing di genangan air sungai yang mendangkal akibat musim kemarau.
Sontak, kabar duka tersebut menggemparkan warga sekitar perbatasan Desa Bumi Jaya dan Desa Bumi Restu. Laporan cepat melalui sambungan darurat 110 segera direspons jajaran Polres Lampung Utara yang menerjunkan Unit Identifikasi, piket Satreskrim, dan tim Pamapta ke lokasi kejadian perkara (TKP).
Baca Juga:Buntut Viral Uang Damai Rp600 Ribu, Seluruh Polantas Pos Payan Mas Kotabumi Diperiksa Propam
Dari hasil pemeriksaan fisik awal, bayi malang tersebut diduga baru saja dilahirkan secara paksa atau tanpa bantuan medis memadai, mengingat ari-ari dan tali pusarnya masih melekat pada tubuh.
Tak hanya itu, aroma kekerasan terendus setelah petugas menemukan sejumlah luka tak wajar pada tubuh jasad sepanjang 55 sentimeter tersebut.
Di antaranya berupa memar pada wajah sebelah kanan, luka robek di bawah ketiak kiri, hingga luka sobekan terbuka pada bagian pinggang.
Kondisi jenazah diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 hari sebelum akhirnya ditemukan warga dalam keadaan mulai membusuk.
Kasi Humas Polres Lampung Utara, Iptu Herawati menegaskan pihaknya tengah menggelar penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi orang tua yang tega membuang darah dagingnya tersebut.
Baca Juga:Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur
"Petugas sudah menggelar olah TKP dan memeriksa keterangan sejumlah saksi kunci di lokasi. Fokus kami saat ini menelusuri asal-usul korban serta memburu pelaku pembuangan bayi tersebut," tegas Herawati, Kamis (15/10/2026).
Penyelidikan diprediksi menghadapi tantangan tersendiri mengingat lokasi penemuan berjarak sekitar 300 meter dari permukiman warga dan berada di titik buta tanpa pantauan kamera pengawas (CCTV).
Saat ini, jenazah bayi perempuan tak berdosa tersebut telah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Ryacudu Kotabumi untuk proses visum dan autopsi lanjutan demi memastikan penyebab pasti luka-luka di tubuhnya.