Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Badan Geologi ESDM menaikkan status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menjadi Siaga sejak Jumat malam.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:48 WIB
Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau. Badan Geologi ESDM menaikkan status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menjadi Siaga sejak Jumat malam. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]
Baca 10 detik
  • Badan Geologi ESDM menaikkan status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menjadi Siaga sejak Jumat malam.
  • Otoritas memberlakukan zona larangan dalam radius lima kilometer untuk menghindari ancaman batu pijar dan lahar.
  • Masyarakat diminta tetap tenang, mengabaikan isu tsunami, serta memantau perkembangan resmi melalui portal Badan Geologi.

SuaraLampung.id - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda melonjak drastis. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status gunung api legendaris tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), terhitung sejak Jumat (9/10/2026) pukul 21.00 WIB.

Menyusul kenaikan status darurat ini, otoritas terkait langsung memberlakukan zona larangan aktivitas (red zone) dalam radius 5 kilometer dari pusat kawah aktif.

Ketetapan tersebut tertuang dalam surat resmi evaluasi Badan Geologi Nomor 1729.Lap/GL.03/BGL/2026. Berdasarkan catatan seismik, gunung api ini menunjukkan lonjakan aktivitas agresif sejak awal Oktober, dengan rentetan 14 kali erupsi terdeteksi hanya dalam kurun waktu 6 hingga 9 Oktober.

Puncaknya terjadi pada Jumat (9/10/2026), di mana rekaman seismograf mencatat sembilan kali letusan beruntun hingga pukul 19.20 WIB dengan amplitudo maksimum mencapai 55 milimeter dan durasi hingga 32 detik.

Baca Juga:Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Pengamatan visual merekam kepulan asap kawah kelabu pekat hingga hitam membubung setinggi 50 meter dengan intensitas tekanan sedang.

Badan Geologi memperingatkan masyarakat, nelayan, maupun wisatawan untuk menarik diri dan mengosongkan seluruh kawasan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, aktivitas apa pun dilarang keras dalam jarak 1 kilometer dari pulau baru yang terbentuk di sektor barat laut dan tenggara gunung.

Langkah evakuasi dari radius bahaya ini diambil guna menghindari potensi bencana fatal, seperti lontaran batu pijar bersuhu tinggi, paparan hujan abu pekat, aliran lahar panas, hingga erupsi sekunder akibat reaksi kontak lava membara dengan air laut.

Meski peningkatan ke Level Siaga menuntut kewaspadaan tinggi, Badan Geologi mengimbau masyarakat pesisir pantai di kawasan Banten dan Lampung agar tetap tenang dan tidak termakan spekulasi liar.

Baca Juga:Gempa Menurun tapi Dapur Magma Krakatau Masih Bergeliat, Ahli Itera Beri Peringatan Ini!

"Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai isu yang menyebut erupsi Anak Krakatau saat ini berpotensi memicu gelombang tsunami. Beraktivitaslah seperti biasa sembari terus mengikuti panduan resmi dari BPBD setempat," bunyi instruksi resmi Badan Geologi.

Masyarakat dapat memverifikasi dan memantau perkembangan terkini vulkanik Gunung Anak Krakatau secara real-time melalui portal resmi Badan Geologi di geologi.esdm.go.id/pvmbg serta laman Magma Indonesia (magma.esdm.go.id).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak