Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Dinas Kesehatan Bandar Lampung memperketat uji kelayakan air tanah untuk mencegah krisis air bersih dan penyakit lingkungan

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:16 WIB
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga
Ilustrasi air bersih. Dinas Kesehatan Bandar Lampung memperketat uji kelayakan air tanah untuk mencegah krisis air bersih dan penyakit lingkungan. [pixabay.com]
Baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan Bandar Lampung memperketat uji kelayakan air tanah untuk mencegah krisis air bersih dan penyakit lingkungan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Petugas puskesmas diterjunkan menyisir permukiman membawa sanitary kit guna mengambil sampel air secara acak untuk mendeteksi bakteriologis secara cepat.
  • Pemerintah mengimbau warga segera menghentikan penggunaan jika hasil laboratorium menunjukkan air tidak memenuhi syarat kesehatan guna menghindari penularan penyakit.

SuaraLampung.id - Ancaman krisis air bersih mulai membayangi warga Kota Bandar Lampung seiring menyusutnya debit air tanah akibat musim kemarau.

Merespons potensi bahaya kesehatan lingkungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat memperketat uji kelayakan air tanah yang dikonsumsi masyarakat.

Dinas Kesehatan (Diskes) Bandar Lampung menyoroti kerentanan sumur-sumur dangkal dan pompa air milik warga yang debitnya kian menipis. Kondisi ini dinilai memicu peningkatan konsentrasi bakteri dan zat pencemar lain pada sumber air harian warga.

"Musim kemarau membuat sumber air tanah dangkal mengalami kekeringan drastis. Padahal, sumur-sumur inilah yang masih menjadi tumpuan utama kebutuhan sehari-hari warga," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga:Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Guna mengantisipasi lonjakan penyakit berbasis lingkungan, Dinkes menerjunkan tenaga kesehatan lingkungan dari setiap puskesmas.

Berbekal sanitary kit, petugas menyisir pemukiman dan mengambil sampel air secara acak untuk menguji parameter bakteriologis secara langsung.

"Metode sampling ini memungkinkan kami mendeteksi dini kelayakan air di suatu wilayah secara cepat dan akurat, tanpa harus memeriksa sumur satu per satu," jelasnya.

Muhtadi juga meluruskan anggapan keliru di tengah masyarakat yang menilai air tercemar otomatis aman setelah direbus.

Menurutnya, air tanah yang sudah terkontaminasi bakteri patogen tetap membawa ancaman serius, terutama jika digunakan untuk keperluan dapur non-konsumsi langsung.

Baca Juga:Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter

"Bakteri patogen memang mati saat air mendidih. Namun, masalah besarnya muncul jika air tercemar itu digunakan mentah-mentah untuk mencuci sayuran, buah, atau peralatan makan. Kontaminasi silang tetap bisa terjadi dan berisiko menularkan penyakit," tegas Muhtadi.

Jika hasil uji laboratorium menunjukkan air warga tidak memenuhi syarat kesehatan, Dinkes mengimbau masyarakat untuk segera menghentikan penggunaannya dan mencari alternatif pasokan air bersih yang terjamin kelayakannya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak