Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung

Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahunan Provinsi Lampung pada September 2026 mencapai 3,51 persen.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19 WIB
Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung
Ilustrasi beras. Kenaikan harga beras dan emas perhiasan menjadi komoditas utama yang paling dominan mengerek laju inflasi di Lampung pada September 2026. [Ist]
Baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahunan Provinsi Lampung pada September 2026 mencapai 3,51 persen.
  • Kota Bandar Lampung mencatatkan laju inflasi tertinggi sebesar 3,74 persen, sedangkan Lampung Timur terendah 3,00 persen.
  • Kenaikan harga beras dan emas perhiasan menjadi komoditas utama yang paling dominan mengerek laju inflasi.

SuaraLampung.id - Tekanan harga kebutuhan pokok masih menjadi beban nyata bagi isi dompet masyarakat Lampung. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi tahunan (year-on-year) Provinsi Lampung pada September 2026 bertengger di angka 3,51 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,32.

Kenaikan harga beras dan emas perhiasan menjadi biang kerok paling dominan yang mengerek laju inflasi tersebut.

Pranata Komputer Ahli Madya BPS Lampung, Hermawan Prasetyo, menjelaskan bahwa meski inflasi tahunan kali ini sedikit melandai dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 3,53 persen, harga komoditas pangan utama masih terus merangkak naik.

"Untuk komoditas yang memberi andil inflasi tahunan terbesar di September ini dipimpin oleh beras sebesar 0,33 persen, disusul emas perhiasan 0,32 persen, bensin 0,29 persen, minyak goreng 0,19 persen, dan cabai rawit 0,13 persen," papar Hermawan secara daring, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga:Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Beban kenaikan biaya hidup di Lampung nyatanya tidak merata. BPS mencatat disparitas harga yang cukup mencolok antarwilayah.

Kota Bandar Lampung menyandang predikat daerah dengan laju inflasi tertinggi di Bumi Ruwa Jurai, yakni mencapai 3,74 persen (IHK 110,97).

Sebaliknya, Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah dengan tekanan harga paling rendah, dengan catatan inflasi 3,00 persen (IHK 114,52).

Secara sektoral, lonjakan indeks pengeluaran masyarakat paling drastis terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melambung hingga 7,71 persen, disusul sektor transportasi sebesar 5,54 persen, kesehatan 3,95 persen, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,85 persen.

Adapun secara bulanan (month-to-month), Provinsi Lampung mengalami inflasi tipis sebesar 0,14 persen pada September.

Baca Juga:Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter

Dapur konsumen kembali diuji oleh bumbu dapur dan makanan pokok. Kelompok komoditas penyumbang inflasi bulanan terbesar kali ini dipicu oleh kenaikan harga cabai merah (andil 0,12 persen), beras (0,10 persen), cabai rawit (0,06 persen), telepon seluler (0,03 persen), hingga tomat (0,02 persen). (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak