- Warga bernama Rohimin menemukan jasad Sutarno mengapung di Sungai Way Sekampung pada Rabu, 30 September 2026 pagi.
- Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban meninggal dunia akibat tenggelam tanpa ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.
- Keluarga menolak autopsi dan langsung memakamkan jenazah karena menduga korban terpeleset akibat riwayat penyakit kronis.
SuaraLampung.id - Niat hati mengangkat jaring ikan di aliran Sungai Way Sekampung, Rohimin justru mendapati pemandangan yang menggegerkan.
Alih-alih mendapat tangkapan ikan, ia malah menemukan sesosok jasad pria mengapung dengan posisi tertelungkup di pinggiran sungai, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Korban teridentifikasi sebagai Sutarno (62), warga Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, yang diketahui tinggal seorang diri.
Melihat peristiwa mengejutkan tersebut, Rohimin langsung bergegas memanggil warga sekitar, aparat pekon, serta pihak kepolisian untuk mengevakuasi tubuh korban ke daratan.
Baca Juga:6 Tahun Dipercaya, Sopir di Pringsewu Tega Kuras Uang Majikan Rp50 Juta demi Judi Online
Kapolsek Pagelaran Iptu Agus Dharmawan mengonfirmasi bahwa korban sebelumnya telah meninggalkan rumah sejak Senin (28/9/2026) untuk memancing. Tragedi ini kian menyayat hati lantaran korban sempat mengunggah momen terakhirnya di media sosial.
"Dari hasil penelusuran, korban berpamitan pergi memancing sejak Senin lalu dan sempat membuat status di media sosial yang memperlihatkan aktivitasnya memancing di aliran Sungai Way Sekampung ini," terang Iptu Agus.
Di sekitar lokasi kejadian, tim kepolisian turut mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban, mulai dari satu set alat pancing, sebilah golok, hingga sebuah tas selempang biru berisi botol air minum.
Berdasarkan pemeriksaan medis luar yang dilakukan bersama tenaga kesehatan Puskesmas Pagelaran, polisi memastikan tidak ada jejak penganiayaan pada tubuh pria lansia tersebut.
"Hasil visum awal tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan fisik. Korban meninggal murni akibat tenggelam," jelasnya.
Baca Juga:Penjaga Gedung Walet di Metro Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi
Dugaan sementara, korban terpeleset ke sungai setelah mengalami penurunan kondisi fisik secara mendadak. Pihak keluarga membeberkan bahwa Sutarno mengidap riwayat penyakit kronis, meliputi komplikasi diabetes, lemah jantung, hingga vertigo kambuhan.
Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah murni dan menolak tindakan autopsi. Usai identifikasi kepolisian selesai, jenazah langsung diserahkan ke rumah duka untuk prosesi pemakaman.