- Kesalahan umum dalam menghitung volume kubus dan balok disebabkan salah urutan, keliru satuan, atau terburu-buru.
- Volume kubus dihitung dengan mengalikan panjang sisi tiga kali ($V=s^3$), sedangkan balok menggunakan $V=p \times l \times t$.
- Beberapa kesalahan umum meliputi penggunaan rumus luas, lupa mencantumkan satuan, dan salah membaca ukuran awal.
SuaraLampung.id - Soal volume kubus dan balok sering terlihat mudah, tapi justru di situlah banyak siswa terpeleset. Bukan karena rumusnya sulit, melainkan karena salah urutan hitung, keliru satuan, atau terburu-buru.
Agar tak mengulang kesalahan yang sama, berikut panduan cara menghitung volume kubus dan balok dengan cepat, lengkap dengan trik singkat dan contoh soal yang paling sering muncul.
Rumus Volume Kubus: Ingat Satu Kata Kunci
Kubus adalah bangun ruang dengan semua sisi sama panjang. Itu sebabnya, rumus volumenya sangat sederhana:
Baca Juga:Harga Turun! Promo Candy & Chocolate Alfamart Januari 2026, SilverQueen Mulai Rp8 Ribuan
V = s × s × s
atau disingkat
V = s³
Keterangan:
s = panjang sisi kubus
Contoh Kilat
Sisi kubus = 6 cm
V = 6³ = 216 cm³
Trik cepat: langsung pangkat tiga, tanpa langkah tambahan.
Rumus Volume Balok: Tiga Ukuran yang Wajib Lengkap
Baca Juga:Promo Susu & Perlengkapan Balita Indomaret Januari 2026, Diskon hingga 25 Persen
Balok memiliki tiga ukuran berbeda, yaitu panjang, lebar, dan tinggi. Rumus volumenya:
V = p × l × t
Keterangan:
p = panjang
l = lebar
t = tinggi
Contoh Kilat
Balok dengan p = 8 cm, l = 5 cm, t = 4 cm
V = 8 × 5 × 4 = 160 cm³