Rumah adat ini diperuntukan untuk kepala suku, bangunan 30x15 meter ini mempunyai keunikan pada atap dari enau yang berbentuk seperti perahu yang terbalik melintang. Didepan tersedia ruang beranda untuk menerima tamu, untuk dapur terpisah dan dihubungkan seperti jembatan.
3. Nuwo Linuk
Rumah adat ini ditempatiboleh rakyat biasa bentuknya lebih sederhana. Dari tangga langsung menuju ruang utama tanpa ada beranda untuk dapurpun jadi satu tidak seperti nuwo balak.
Untuk bagian-bagian rumah adat ini terbagi menjadi 6 bagian berikut ulasan singkatnya.
Baca Juga:Bengkel Hendra Motor di Tanjung Bintang Kebakaran, Ini Kerugian yang Diderita
- Ijak Gladak yaitu tangga utama menuju rumah yang dilengkapi atap yang disebut Rurung Agung.
- Serambi atau beranda yaitu ruang untuk menerima tamu atau pertemuan kecil.
- Pusiban yaitu tempat yang digunakan pemilik untuk musyawarah resmi karena ruangannya lebih besar.
- Ruang tetabuhan untuk menyimpan alat musik adat lampung
- Ruang Gajah Merem diperuntukan untuk penyeimbang adat beristirahat.
- Kebik tengah digunakan untuk anak dan penyeimbang batin beristirahata.
Keunikan lainnya juga terletak pada kontruksi pondasi yang digunakan berbentuk segi tiga. Pondasi ini disebut umpak batu selain itu mempunyai tiang penyangga 25 dan 20 tiang induk.
Untuk lantai dari kayu khesi atau bambu. Dan untuk atap rumah adat lampung ini memiliki ujung bubungan yang terpusat pada satu titik tengah yang terbuat dari kayu yang dilapisi tembaga.
Itulah kupas tuntas Rumah Nuwo, rumah adat lampung. Semakin kemari jumlah rumah adat di Indonesia semakin sedikit, perkembangan ekonomi dan faktor lainnya membuat masyarakat beralih ke rumah modern. Jika masih penasaran dan ingin melihat langsung kalian bisa berkunjung ke Lampung.
Bisa lihat rumah Adat Lampung di YouTube SmartPoint TV.
Kontributor : Cahya Hanifah
Baca Juga:Sosok Sutjiati Kelanaritma Narendra, Pesenam Lampung yang Sita Perhatian di PON Papua