SuaraLampung.id - Sertifikasi keamanan pangan dan pemeriksaan pangan bagi importir serta eksportir di Provinsi Lampung kini dilayani secara digital.
Sistem digital sertifikasi keamanan pangan dan pemeriksaan pangan bagi importir serta eksportir bernama Elektronik otoritas kompeten keamanan pangan daerah (E-OKKPD).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan penggunaan E-OKKPD mempercepat pembuatan sertifikasi keamanan pangan untuk pemenuhan dokumen ekspor komoditas serta produk pangan.
"Adanya layanan digital ini untuk pemenuhan dokumen ekspor yang diperlukan negara importir guna pemenuhan jaminan keamanan pangan bisa lebih cepat serta efisien," kata dia.
Baca Juga: 448 Personel Polres Lampung Selatan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2024
Ke depan, E-OKKPD tersebut akan diintegrasikan dengan layanan elektronik Kartu Tani guna memudahkan eksportir produk pertanian dalam melakukan pendaftaran sertifikasi keamanan pangan dan pemeriksaan keamanan pangan pada produk pertanian.
"Selain memangkas waktu dalam proses pelayanan karena hanya butuh 1-2 hari saja, juga bisa memutus mata rantai adanya tindakan pungutan liar. Sehingga semua izin yang dikeluarkan E-OKKPD benar-benar hasil pemeriksaan jaminan mutu produk," ucap dia.
Dengan mempermudah proses pembuatan sertifikat keamanan pangan sekaligus pemeriksaan produk, Kusnardi berharap bisa meningkatkan jumlah komoditas pertanian yang diekspor.
"Dengan adanya layanan ini pengiriman produk atau komoditas ke negara tujuan lebih mudah, serta layanan eksportir jadi lebih terstruktur. Sehingga negara tujuan ekspor pun percaya atas produk kita serta masyarakat kita yang menerima produk impor terjamin kesehatan pangannya," ucap dia. (ANTARA)
Baca Juga: Jelang Distribusi Logistik Pemilu 2024, Polresta Bandar Lampung Siagakan Personel Pengamanan
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Trump Telah Picu Perang Dagang, Ini Dampaknya Bagi Indonesia
-
Serapan BULOG Naik 2.000 Persen, Hensa: Memang Dingin Tangan Mentan Amran
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
-
Jenderal Maruli: Pemecatan Pelaku Penembakan 3 Polisi Tunggu Vonis Pengadilan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni