SuaraLampung.id - Viral video berdurasi 21 detik yang memperlihatkan sekelompok remaja konvoi sambil membawa senjata tajam di jalan protokol Pringsewu.
Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya mengatakan, video tersebut direkam di areal persawahan Pekon Bulukarto, Gadingrejo.
Benny menjelaskan kelompok pemuda tersebut adalah pelajar dari salah satu sekolah menengah kejuruan di Pringsewu.
"Mereka awalnya diduga akan terlibat dalam tawuran dengan sekolah SMK lain. Tetapi upaya tersebut akhirnya tidak terjadi," terang AKBP Benny Prasetya pada Senin (14/8/2023) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Kapolres menginstruksikan jajarannya meningkatkan kegiatan pencegahan. Seperti sosialisasi dan edukasi kepada para pelajar dan patroli pada jam-jam rawan.
Dia juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan.
Kapolres jmengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh video viral tersebut.
Dia mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kejadian yang meresahkan kepada pihak kepolisian.
Pelaporan dapat dilakukan melalui kantor Polsek terdekat atau layanan pengaduan Polres Pringsewu.
Baca Juga: Bunyi Misterius dalam Bumi di Daerah Sumenep Bikin Warga Ketakutan
Selain itu, AKBP Benny mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan keberadaan dan aktivitas anak-anak mereka.
Dia menyarankan agar anak-anak berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan terhadap keterlibatan anak-anak dalam kasus kriminal.
Berita Terkait
-
Bunyi Misterius dalam Bumi di Daerah Sumenep Bikin Warga Ketakutan
-
BREAKING NEWS! Wanita di Medan Jadi Korban Begal, Wajahnya Disiram Air Cabai, Polisi Selidiki
-
Ternyata Ibu Anak Asuh Pratiwi Noviyanthi Bukan ODGJ, Ini Hasil Penelusuran Kang Dedi Mulyadi
-
Ini Sosok Abdul Rasyid yang Lamar Perempuan Pengidap Kelainan Genetik, Pemilik Trend Goyang Ulat Bulu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Ibu Asal Way Kanan Kaget Lihat Video Pernikahan Anaknya di Bawah Umur, Gercep Lapor Polisi
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis