SuaraLampung.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengklaim telah membayarkan penghasilan tetap (siltap) perangkat desa yang sempat tertunda 6 bulan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Timur Moch Jusuf, memastikan bahwa Bupati Dawam Raharjo telah membayarkan atau mencairkan penghasilan tetap (Siltap) kepada 264 aparat desa.
Menurut Sekda, keseriusan untuk membayar Siltap merupakan hasil pembahasan Siltap yang beberapa waktu lalu Bupati hadir langsung untuk membahas masalah Siltap, bersama Inspektur Jenderal Kemendagri.
Maka sesuai hasil evaluasi dan fasilitasi oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, sehingga penyaluran Siltap sudah dicairkan.
“Alhamdulillah sudah dicairkan, terimakasih kepada pihak-pihak terkait," jelas Sekda dikutip dari ANTARA.
Sebelumnya Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo telah menggelar rapat bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri terkait penghasilan tetap perangkat desa.
Rapat terkait dana Kesejahteraan aparat desa di 264 desa dari 24 kecamatan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, beberapa waktu lalu
Dari hasil rapat tersebut, Bupati Dawam berjanji segera membayarkan penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa setelah hasil Evaluasi APBD-P di provinsi melalui dana bagi hasil (DBH) dan dana alokasi umum (DAU) yang sudah diterima.
"Insyaallah segera setelah evaluasi APBD-P di provinsi, seluruh hak perangkat desa akan dicairkan dengan anggaran yang ada," kata Dawam.
Baca Juga: Geger! Buaya Seberat 1 Kuintal Naik ke Daratan, Warga Serahkan ke BKSDA
Selanjutnya disampaikan juga oleh Kepala BPKAD Lamtim bahwa pembayaran atas tuntutan perangkat desa juga tetap dijalankan atau dibayarkan, dengan menunggu hasil evaluasi APBDP 2022 dari Gubenur Lampung selaku wakil pemerintah pusat.
Diketahui, Pemkab Lampung Timur telah mengalokasikan anggaran pembayaran perangkat desa seluruh aparat desa melebihi "mandatory spending" yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebesar 10 persen dari DAU Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Geger! Buaya Seberat 1 Kuintal Naik ke Daratan, Warga Serahkan ke BKSDA
-
Akal Bulus Perangkat Desa: Dianggap Saudara, Malah Lecehkan Istri Orang Bikin Geram
-
Buaya Naik ke Daratan, Ramai-Ramai Disergap Warga Lampung Timur
-
Enam Perampok Bersenjata Api Ancam Keluarga Pengusaha Pupuk, Harta Dikuras Habis
-
Kawanan Perampok Bersenjata Api Satroni Rumah Pengusaha Pupuk di Pasir Sakti, Kuras Habis Harta Korban
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran