SuaraLampung.id - Mantan Kanit Provost Polsek Way Pengubuan Aipda Rudi Suryanto menjalani sidang kode etik profesi di aula Admaniwedhana Polres Lampung Tengah, Kamis (8/9/2022).
Aipda Rudi Suryanto menjalani sidang kode etik setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan sesama rekan polisi Aipda Ahmad Karnain.
Sidang kode etik terhadap Aipda Rudi Suryanto dipimpin langsung Kabid Propam Polda Kombes M Syarhan didampingi AKBP Jumadi Sembiring dan Wakapolres Lampung Tengah Kompol Poeloeng Arya Sidhanu.
Sementara Aipda Rudi Suryanto didampingi pembela Kompol dan Iptu Widodo dengan menghadapkan 28 saksi baik Dari unsur kepolisian maupun warga sipil.
"Saya akan memeriksa terduga Pelanggar etik, yang menghadirkan 28 orang saksi," ungkap Kabid Propam Polda Lampung dikutip dari Saibumi.com--jaringan Suara.com.
Kombes Syahran mengatakan saat sidang media tidak di perkenankan untuk meliput walaupun sidang digelar secara terbuka namun hanya untuk internal saja.
"Kita melakukan sidang terbuka, namun terbukanya hanya untuk Internal saja. Ini sesuai dengan aturan yang ada untuk sidang Kode Etik Anggota," jelasnya.
Sementara itu, sidang kode etik dimulai pukul 10.00 WIB, dengan menghadirkan terdakwa AIPDA Rudi Suryanto.
Sebelumnya, diduga karena dendam terhadap korban karena korban selalu membuka aib atau keburukan tersangka, Aipda Rudi Suryanto menembak mati Aipda Karnain.
Baca Juga: Parah! Oknum Polisi Maling Motor RX King Warga di Sumut, Aksinya Terekam CCTV
Peristiwa penembakan terjadi di kediaman Aipda Karnain di Terbanggi Besar, Lampung Tengah, pada Minggu (4/9/2022) sekira jam 21.15 wib.
Tag
Berita Terkait
-
Parah! Oknum Polisi Maling Motor RX King Warga di Sumut, Aksinya Terekam CCTV
-
Update Polisi Tembak Polisi, Tersangka Rudi Suryanto Jalani Sidang Komisi Kode Etik Polisi
-
Dipolisikan Bos MS Glow, Nikita Mirzani Malah Seret Kasus Nindy Ayunda: Kayak Ayang Shamboo, Bedanya Nggak Di Dor!
-
Sidang KEPP Digelar : Sejumlah Perwira Dipecat, Berikut Daftar Nama-namanya
-
Kuasa Sambo Empire: Kapolri Bilang Penyidik Ketakutan; Kamaruddin Sebut Jenderal Bintang Tiga Juga Ketakutan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas