SuaraLampung.id - Rektor Unila nonaktif Karomani telah membocorkan nama-nama penyuap dirinya dalam penerimaan mahasiswa baru Unila ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Resmen Kadafi, kuasa Hukum Rektor Unila nonaktif Karomani, mengatakan, kliennya telah memberikan nama-nama penyuapnya utnuk kepentingan proses penyidikan.
Namun Resmen Kadafi enggan membocorkan siap saja nama-nama orang yang telah menyuap Karomani dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unila.
"Tapi kami belum bisa menjelaskan hal itu, sebelum klien kami diperiksa sebagai tersangka di KPK," tuturnya dikutip dari Saibumi.com--jaringan Suara.com, Jumat (2/9/2022).
Disinggung terkait nama-nama yang telah diberikan oleh Karomani, menurutnya hal tersebut nanti akan disampaikan langsung oleh pihak KPK.
"Kita tidak meminta untuk di kembangkan, akan tetapi kita sudah mengantongi nama-nama lain. Tinggal menunggu penyidik KPK bagaimana kelanjutannya," imbuhnya.
Terkait barang bukti uang Rp 7,5 miliar yang disita KPK dari rumah Karomani, menurut Kadafi uang itu tidak sepenuhnya berasal dari kasus penerimaan mahasiswa baru.
"Barang bukti yang disita KPK ada sekitar Rp7,5 miliar itu ada banyak uang di situ, dan uang itu mempunyai ceritanya masing-masing. Nanti, itu akan dijelaskan oleh klien kami dalam pemeriksaan. Jadi, barang bukti uang itu ada yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru, dan ada juga yang tidak terkait," ujarnya.
Selanjutnya, Resmen Kadafi menuturkan, sumber uang dari berbagai hal itu seperti dari sumbangan, kemudian ada dari sumbangan untuk pembangunan masjid dan lain sebagainya.
Baca Juga: KPK Sedang Petakan Titik-titik Rawan Korupsi di Jatim, Terutama Sektor Industri
"Yang terkait itu ada dari sumbangan, ada juga sumbangan masjid yang sedang dibangun, dan lainnya. Sementara yang tidak terkait dengan kasus, itu adalah uang pribadinya klien kami. Jadi uang yang disita itu bukan sepenuhnya dalam lingkup penerimaan mahasiswa baru," terangnya.
Hal senada juga disampaikan Ahmad Handoko, kuasa hukum Karomani lainnya.
"Terkait dengan temuan sejumlah uang itu, beliau Pak Karomani sudah berbicara dengan kami menyampaikan fakta-faktanya seperti apa, Tetapi, seperti yang awal sudah kami sampaikan bahwa tidak ada niat jahat dari Prof Karomani, uang itu belum digunakan untuk apapun. Karena, memang tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi, itulah kenapa saya sampaikan bahwa prof Karomani tidak ada niat jahat," ucap Handoko.
Lalu, Handoko menambahkan, terkait siapa yang memberi, itu nanti akan disampaikan saat pemeriksaan lebih lanjut.
"Akan disampaikan oleh prof Karomani dalam BAP, nanti saat pemeriksaan sebagai tersangka," pungkas Handoko.
Berita Terkait
-
KPK Sedang Petakan Titik-titik Rawan Korupsi di Jatim, Terutama Sektor Industri
-
Usut Dugaan Korupsi Proyek Batu Bara di BUMD Pemprov Sumsel, KPK Sudah Targetkan Tersangka
-
Periksa Direktur Kepatuhan BCA, KPK Telisik Sumber Uang eks Walkot Ambon Richard dari Pihak Swasta
-
Direktur Bank BCA Diperiksa KPK, Terkait Korupsi Mantan Wali Kota Ambon
-
Amarta Karya Diduga Gelar Proyek Fiktif Selama 2018-2020, KPK Belum Ungkap Pelaku
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Proyek Raksasa Rp31 Triliun: Siasat Lampung Akhiri Jalan Rusak Lewat Jalur Pintas Kereta Logistik
-
Aktivitas Seksual Direkam Kekasih, Wanita Bandar Lampung Lapor Polisi
-
Jasad ABK KM Arof Ditemukan di Pantai Way Kambas, Nahkoda Masih dalam Dekapan Laut
-
Apes! Niat Kencan via MiChat, Pria di Mesuji Malah Ditodong 2 Remaja Berpisau
-
Lampung Diproyeksi Jadi Kawasan Industri Bioethanol Nasional