Pengubahan itu juga dia anggap aneh karena mereka memiliki mandat yang luas dan hanya tertinggal beberapa poin dalam jajak pendapat, bahkan di tengah semester setelah beberapa bulan penurunan tanpa henti dan ketika situasi ekonomi begitu sulit --baik di dalam maupun luar negeri.
Dia menyatakan menyesal karena tidak bisa mempertahankan argumennya, juga kecewa karena tidak bisa menyaksikan begitu banyak gagasan dan proyek secara langsung.
"Tetapi, seperti yang telah kita lihat di Westminster, naluri kawanan itu sangat kuat, dan ketika kawanan itu bergerak, mereka bergerak ... sistem kita yang brilian dan menganut sistem Darwin akan menghasilkan pemimpin berikutnya," ujarnya.
Pemimpin yang akan datang, menurut dia, akan sama-sama berkomitmen membawa Inggris maju melalui masa-masa sulit.
Pemimipin berikutnya, ujar dia, tidak hanya akan membantu keluarga melalui masa sulit itu, tetapi juga mengubah dan memperbaiki cara dalam melakukan sesuatu hal serta mengurangi beban bisnis dan keluarga.
"Dan ya, menurunkan pajak, karena itulah cara kita untuk menghasilkan pertumbuhan dan pendapatan yang kita perlukan untuk membiayai layanan publik yang cukup besar," kata Johnson.
"Dan kepada pemimpinan baru tersebut, saya katakan di mana pun dia berada, saya sampaikan bahwa saya akan memberi dukungan sebanyak yang saya bisa," kata dia lebih lanjut.
Kepada rakyat Inggris, Johnson mengatakan bahwa dirinya menyadari akan ada banyak orang yang merasa lega dan mungkin tidak sedikit juga yang merasa kecewa. Dia ingin publik tahu bahwa dirinya sedih harus melepaskan jabatan terbaiknya.
"Saya ingin berterima kasih kepada Carrie dan anak-anak kami, kepada seluruh anggota keluarga saya yang telah menanggung begitu banyak hal untuk waktu yang lama," katanya sambil menyebut nama istrinya, Carrie Johnson.
Baca Juga: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mundur, Politisi Rusia Bersuka Cita Sebut Johnson Badut
Johnson menyatakan terima kasih kepada para personel layanan sipil Inggris atas dukungan bagi kepolisian, layanan darurat, serta layanan kesehatan nasional, yang pada saat-saat kritis membantu memperpanjang masa jabatannya, juga kepada angkatan bersenjata dan berbagai lembaga yang ia sebut begitu dikagumi di seluruh dunia.
Tak lupa, dia berterima kasih kepada para anggota dan pendukung Partai Konservatif, yang dia sebut bergerak tanpa pamrih untuk menjunjung demokrasi.
Johnson juga mengucapkan terima kasih kepada staf kantor dan kediamannya di Downing Street Nomor 10 dan Chequers, serta kepada para detektif, satu-satunya kelompok yang menurutnya tidak pernah kebobolan.
Di atas semuanya, Johnson menyampaikan terima kasih kepada publik Inggris atas hak istimewa luar biasa yang mereka berikan kepadanya.
Johnson menegaskan bahwa, mulai saat ini hingga perdana menteri baru bertugas, dia akan tetap melayani keperluan rakyat, sementara pemerintahan negara itu juga akan tetap dijalankan.
"Menjadi Perdana Menteri itu sendiri merupakan pendidikan. Saya telah melakukan perjalanan ke setiap bagian wilayah Inggris Raya, dan selain keindahan alam, saya juga menemukan begitu banyak orang yang memiliki orisinalitas Inggris," katanya.
Selama masa-masa lawatannya itu, dia melihat bahwa banyak orang sangat bersedia untuk mengatasi masalah klasik dengan cara baru.
Berita Terkait
-
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mundur, Politisi Rusia Bersuka Cita Sebut Johnson Badut
-
PM Inggris Boris Johnson Mundur Dari Jabatan
-
Beri Senjata ke Ukraina, Politisi Rusia Sebut Eks PM Inggris Boris Jonhson 'Si Badut'
-
Politisi Rusia Secara Serempak Merayakan Kejatuhan Boris Johnson
-
Sepekan Lebih Usai Aksi Tinju Jokowi, Boris Johnson Mengundurkan Diri Sebagai Perdana Menteri Inggris
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan
-
BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya
-
Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar