"Meskipun ada karpet merah, Gatot tidak diperkenankan melintasi karpet merah oleh protokoler. Dia ikut melangkah di jalur untuk tamu biasa," kata Panda.
Melihat pemandangan itu Panda Nababan mengatakan ke Rizal Ramli bahwa karier Gatot sebagai Panglima TNI akan selesai.
Perkiraan Panda Nababan tepat. Satu bulan setelah acara pernikahan itu, Gatot Nurmantyo diganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.
Bermula dari HUT TNI
Awalnya Panda Nababan mengira perlakuan Jokowi ke Gatot ini karena pernyataan-pernyataan Gatot seputar pemutaran film Pengkhianatan G30S PKI.
Namun setelah ia telusuri ternyata pangkal masalahnya terjadi ketika HUT ke-72 TNI di CIlegon, Banten, pada 5 Oktober 2017.
Ketika itu Jokowi harus berjalan kaki sejauh 3 km menuju lokasi perayaan HUT TNI karena terjebak macet.
Ketika tiba di lokasi, Jokowi disambut Gatot dan para kepala staf angkatan. Gatot meminta maaf kepada Jokowi karena harus berjalan kaki menuju lokasi.
Jokowi hanya menjawab iya sambil tersenyum kecut.
Baca Juga: Tiba di Indonesia, Jokowi dan Iriana Takziah ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo
Hal miris terjadi pada Ibu Iriana yang juga harus berjalan kaki dan gonta-ganti naik motor menuju lokasi. Namun begitu sampai di lokasi, upacara perayaan HUT TNI sudah selesai.
Rupanya peristiwa ini membuat Jokowi penasaran.
Ia meminta stafnya bertanya ke Kapolda Banten dan Korlantas Polri apakah dilibatkan dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Ternyata Kapolda Banten dan Korlantas polri tidak dilibatkan dalam acara tersebut.
Menurut Panda Nababan, peristiwa ini punya arti tersendiri bagi Jokowi hingga terjadilah cerita di pernikahan Kahiyang Ayu itu.
Berita Terkait
-
Tiba di Indonesia, Jokowi dan Iriana Takziah ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo
-
Panglima TNI Jenguk Dua Prajurit yang Tertembak di Distrik Ilaga
-
Indonesia- Uni Emirat Arab Sepakat Bermitra, Ada Enam Program Strategis
-
Analis Geopolitik Malaysia Sebut Presiden Jokowi Mendayung di Antara Dua Karang
-
5 Janji Manis Putin untuk Presiden Jokowi, Beri Sinyal Bantu Proyek IKN?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terkini
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo