SuaraLampung.id - Suzuki sedang memikirkan opsi mundur dari ajang MotoGP setelah akhir musim 2022.
Saat ini Suzuki melakukan pembahasan dengan Dorna Sports terkait kemungkinan pabrikan Jepang itu mengundurkan diri dari MotoGP pada akhir musim 2022.
Kabar mundurnya Suzuki dari MotoGP santer diberitakan sejumlah media pada awal bulan ini padahal mereka pada tahun lalu telah memperbarui kontrak partisipasi di balap kelas premier itu hingga 2026.
Menanggapi hal itu, Dorna, selaku pemegang hak komersial MotoGP, menyatakan Suzuki tidak dapat memutuskan secara sepihak untuk mengakhiri kontrak tersebut dan pada Kamis pabrikan Jepang itu mengeluarkan pernyataan resminya.
"Sayangnya, situasi ekonomi terkini dan perlunya memusatkan upaya terhadap perubahan-perubahan besar yang dihadapi dunia otomotif dalam beberapa tahun ini, memaksa Suzuki untuk mengalihkan anggaran dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru," demikian pernyataan resmi Suzuki, Kamis.
"Kami ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Suzuki Ecstar kami, kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan balap motor Suzuki selama bertahun-tahun dan kepada semua penggemar Suzuki yang telah memberikan dukungan antusiasnya kepada kami."
Suzuki pernah keluar dari MotoGP sebelumnya, meninggalkan balap kelas utama itu setelah musim 2011 karena resesi ekonomi. Mereka kembali berpartisipasi secara penuh pada 2015.
Pabrikan itu terakhir memuncaki klasemen tim dan pebalap pada 2020 ketika pebalap Spanyol, Joan Mir, memenangi gelar perdananya dalam satu musim yang diperpendek pandemi Covid-19, sementara rekan setimnya dan juga rekan senegaranya, Alex Rins, finis di urutan ketiga. (ANTARA)
Baca Juga: Tak Ada Solusi, Kepergian Suzuki dari MotoGP Tinggal Menunggu Waktu
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas