SuaraLampung.id - Three Muttaqiina, pemilik akun TikTok @Qiina, meminta maaf kepada warga Lampung Tengah khususnya Kecamatan Buminabung atas kontennya di media sosial.
Di dalam kontennya, akun TikTok @Qiina mengatakan Buminabung rawan kejahatan begal di bulan ramadhan.
Setelah ramai jadi pembicaraan, pemilik akun TikTok @Qiina, akhirnya minta maaf.
Three Muttaqiina, mengatakan minta maaf kepada warga Lampung Tengah dan masyarakat Lampung.
Khususnya Polsek Rumbia dan warga Buminabung dan sekitarnya atas pernyataannya di Tik Tok.
"Saya tidak ada maksud membuat SARA sekali lagi saya minta maaf yang sebesar besarnya," kata dia dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Menurut Kapolsek Rumbia, Iptu Hairil Rizal, pemilik akun tiktok @Qiina, adalah warga Buminabung.
"Kami bersama jajaran kecamatan dan tokoh adat mendatangi rumah Qiina, agar untuk mencabut pernyataan di Tik Tok dan meminta maaf pada masyarakat Lampung. Beliau sudah buat pernyta minta maaf,” kata Iptu Hairil Rizal, Rabu (6/4/2022).
Kapolsek menambahkan yang bersangkutan dengan kesadaran sendiri menyampaikan permohonan maaf. Khususnya, terkait penyampaian di aplikasi Tik Tok tersebut, yang intinya bahwa pernyataan tidak benar paparnya.
Baca Juga: Nyesek, Lantaran Bukan Anak Pondok, Wanita Ini Diminta Calon Mertua Putuskan Pacar
"Kita juga berikan nasehat agar lain kali jangan asal bikin konten yang sifatnya tidak baik, dan untuk tokoh-tokoh adat sudah berikan maaf di depan kita semua," kata Kapolsek.
Di sisi lain, Camat Buminambung Supriyanto mengatakan Qiina sudah minta maaf di depan tokoh masyarakat dan pihak kepolisian. Kemudian, membuat pernyataan sikap secara tertulis dan video.
Berikut surat pernyataan lengkap Qiina.
Dusun XII Kampung Bumi Nabung Ilir Kecamatan Bumi Nabung
Membuat pernyataan minta maaf, dengan ini saya atas nama pribadi keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada tokoh adat masyarakat Adat Lampung. Khususnya Kecamatan Bumi Nabung Kabupaten Lampung Tengah umumnya masyarakat Adat Lampung yang ada di Indonesia atas pernyataan dalam konten saya, yang semestinya tidak saya lakukan yang mana telah mencederai kerukunan dan kenyamanan masyarakat yang selama ini tidak membedakan suku bangsa dan agama.
Oleh karena itu dengan hati yang sangat tulus saya menyampaikan permobonan maaf dan tidak akan mengulangi lagi perbuatan serupa. Kiranya permohonan maaf saya dapat di terima dan saya di perkenankan untk tinggal di tengah tengah masyarakat kembali seperti sedia kala. Demikian permohonan maaf dan pernyataan penyesalan in saya sampaikan dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.
Berita Terkait
-
Nyesek, Lantaran Bukan Anak Pondok, Wanita Ini Diminta Calon Mertua Putuskan Pacar
-
Tega Banget! 2 Bocah Diduga Ditelantarkan di Depan Pos Security Pabrik, Ekspresi Bingung Bikin Publik Terenyuh
-
Haru! Petugas Damkar Dhafa Aditya Video Call dengan Bayinya yang Baru Lahir saat Lagi Bertaruh Nyawa Padamkan Api
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bermodal ID Card Wartawan, Pria Peras Warga Lampung Tengah Jutaan Rupiah Pakai Jurus Andalan
-
Empat Hari Pencarian Nelayan Pandeglang yang Hilang Ditelan Lautan Kalianda Masih Nihil
-
Penyelundupan 620 Burung Terbongkar di Pelabuhan Bakauheni: Disembunyikan di Kabin
-
BRI Bayar Dividen, Total Mencapai Rp52,1 Triliun
-
Mimpi Buruk di Pringsewu: Suami Tikam Istri di Depan Anak Hanya karena Pintu Tak Kunjung Dibuka