SuaraLampung.id - Pihak berwenang di Kolombia mengeluarkan pernyataan mengenai kematian drummer Foo Fighters Taylor Hawkins.
Taylor Hawkins ditemukan tewas di dalam kamar hotelnya di Bogota, Kolombia, pada hari Jumat (25/3/2022).
Taylor Hawkins berada di Kolombia dalam rangka mengikuti rangkaian tur Foo Fighters di Amerika Selatan, dan dijadwalkan kembali ke AS untuk tampil di Grammy pada 3 April 2022.
Pihak berwenang di Kolombia menyatakan terdapat 10 obat-obatan yang ditemukan dalam sistem tubuh Taylor Hawkins pada saat kematian.
Namun pihak berwenang tidakmenyatakan bahwa drummer Foo Fighters Taylor Hawkins meninggal karena overdosis.
Sebagaimana dikutip dari Variety pada Minggu, laporan dari jaksa agung Kolombia datang dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa musisi berusia 50 tahun itu memiliki antidepresan, benzodiazepin dan opioid dalam sistemnya, bersama dengan THC.
Akan tetapi tidak disebut secara lebih lanjut obat-obatan yang telah ditemukan, dan pernyataan jaksa agung ini menghindari penggunaan kata "overdosis.”
"Dalam tes toksikologi urin yang dilakukan pada tubuh Taylor Hawkins, ditemukan 10 jenis zat, di antaranya: THC (ganja), antidepresan trisiklik, benzodiazepin dan opioid,” ujar isi pernyataan jaksa agung Kolombia.
"Institut Nasional Kedokteran Forensik akan melanjutkan studi medis untuk mencapai klarifikasi total dari fakta-fakta yang menyebabkan kematian Taylor Hawkins. Kantor Kejaksaan Agung akan melanjutkan penyelidikan dan akan melaporkan hasil yang diperoleh dalam kerangkanya secara tepat waktu," lanjut isi pernyataan tersebut.
Baca Juga: Ditemukan 10 Jenis Obat-obatan dalam Tubuh Taylor Hawkins, Pihak Berwenang Hindari Kata "Overdosis"
Sebuah laporan di majalah Kolombia, Semana, mengatakan bahwa pihak berwenang yang tidak disebutkan namanya mengungkap kepada wartawan bahwa heroin adalah bagian dari obat-obatan dalam sistem Hawkins.
Selain itu, saat ditemukan meninggal jantung Hawkins juga membesar.
Semana melaporkan bahwa dokter forensik terkejut dengan ukuran jantung drummer itu yang lebih dari 600 gram, dan percaya jika ini adalah faktor yang membuat Hawkins dengan cepat meninggal. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur
-
Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar
-
Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis