SuaraLampung.id - Kasus video viral mobil Mercedes-Benz (Mercy) mengadang mobil ambulans di Tol Tangerang-Jakarta Km 23 berakhir damai.
Proses damai terjadi antara Hildan sopir ambulans dan Dwiyanto pengemudi kendaraan Mercy dengan No Pol B-2873-PBK dengan saling memaafkan di Mapolresta Tangerang.
Perdamaian sopir ambulans dengan sopir Mercy dimediasi Kapolresta Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho, Rabu (23/3/2022).
"Hari ini kedua belah pihak kami hadirkan kembali. Alhamdulillah dari hasil penjelasan dari pihak kepolisian kemudian dari satu pihak sopir ambulans dan pengemudi Mercy mengambil secara kekeluargaan dan cukup sampai di sini," katanya Kombes Zain Dwi Nugroho.
Ia menjelaskan bahwa dalam insiden tersebut dapat disimpulkan tidak ada unsur pengadangan mobil ambulans dari hasil klarifikasi dan investigasi oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang.
"Karena memang tidak ada sedikit pun dari kedua belah pihak bahwa kecelakaan ini disengaja, maupun menghalang-halangi laju kendaraan (ambulans)," ujarnya.
Dia menyebutkan, seperti yang beredar dalam rekaman video, kendaraan ambulans dan Mercy terlihat saling beriringan di jalur sebelah kiri jalan.
Kemudian pengemudi ambulans pun berpindah jalur, dari yang sebelumnya di jalur sebelah kiri pindah ke jalur tiga kanan jalan.
Namun, dikatakan Kapolres, pada waktu yang bersamaan pengemudi Mercy juga berpindah ke jalur yang sama, sehingga terjadi senggolan.
Baca Juga: Layaknya Bestie, Ayam Betina Ini Selalu Ikuti Mbah Uyut Pergi Kemanapun
"Memang seharusnya pada saat itu mobil yang di depan ambulans ke kiri semua, tetapi ini mobil di depannya belum (gerak). Sehingga Mercy ke kiri memberi jalan untuk mobil ambulans. Namun ternyata mobil ambulans juga ambil ke kiri, sehingga terjadi kecelakaan," ujarnya lagi.
Selanjutnya, setelah insiden tersebut, pengemudi mobil Mercy itu mengikuti ambulans hingga sampai ke lokasi rumah sakit dimana mobil ambulans mengantarkan pasien.
"Hal itu dilakukan pengendara Mercy hanya untuk memastikan dan mengonfirmasi jika ambulans itu sedang membawa pasien. Dan Ini tidak disengaja, hanya memang ada kesalahpahaman," kata dia .
Dwiyanto pengendara Mercy menyampaikan bahwa jika dirinya tidak ada niat sedikit pun untuk menghalang-halangi kendaraan ambulans seperti dalam video yang telah beredar di sosial media.
"Saya tidak ada niat sedikit pun untuk menghalang-halangi ambulans. Dan pada saat itu berinisiatif mengikuti untuk sekadar tau saja, apakah benar mobil ambulans itu membawa pasien," katanya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas viralnya video peristiwa yang disangkakan dalam pengadangan laju mobil ambulans tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai
-
Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah
-
Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat
-
Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta
-
BRI Infinite Prioritas x GarudaMiles, Ada Ekstra 27.000 Miles untuk 100 Nasabah