SuaraLampung.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melakukan tes COVID-19 secara acak kepada wisatawan yang berkunjung di tempat-tempat wisata.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Media Apriliana mengatakan, tes COVID-19 secara acak dilakukan untuk mengantisipasi persebaran COVID-19 di lingkungan objek wisata.
Seperti diketahui Pesawaran memiliki banyak sekali objek wisata yang dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
"Sehingga untuk mengantisipasi persebaran COVID-19 akan dilakukan tes acak dari jumlah keseluruhan wisatawan yang hadir di tempat wisata," katanya, Kamis (17/2/2022) dikutip dari ANTARA.
Dia menjelaskan, jumlah wisatawan yang akan diperiksa secara acak tersebut berjumlah 10 persen dari jumlah keseluruhan wisatawan yang ada di tempat wisata.
"Untuk yang diperiksa secara acak ada 10 persen dari total kapasitas di tempat wisata, ini dilakukan untuk memeriksa kondisi wisatawan," ucapnya.
Menurutnya, pemeriksaan acak itu dilakukan setiap pekan, dengan menurunkan petugas dari puskesmas di sekitar daerah pesisir.
"Setiap pekan akan ada petugas dari puskesmas di daerah pesisir yang berjaga bergantian di tempat wisata untuk melakukan tes acak, dan juga menyediakan vaksinasi bagi wisatawan yang belum ikut serta dalam vaksinasi," katanya lagi.
Ia melanjutkan, selain melakukan pemeriksaan acak di tempat wisata, pihaknya juga melaksanakan pemeriksaan di pasar tradisional.
"Bila ada yang reaktif dari pemeriksaan acak itu tentu akan kita lakukan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut," ucapnya pula.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung juga telah mengimbau kabupaten dan kota yang memiliki destinasi wisata untuk memperketat protokol kesehatan dan pengawasan wisatawan di tengah peningkatan kasus COVID-19 secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati
-
Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas
-
Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni
-
BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta
-
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga