Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Selasa, 08 Februari 2022 | 11:30 WIB
Ilustrasi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Boris Johnson pertimbangkan kerahkan pesawat tempur dalam konflik Rusia-Ukraina. [Niklas HALLE'N/AFP]

Pada Senin (7/2/2022), Presiden AS Joe Biden mengatakan setelah bertemu dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz bahwa pipa gas Nord Stream 2 akan dihentikan jika Rusia menginvasi Ukraina.

Scholz mengatakan kedua negara itu memiliki pendekatan yang sama mengenai isu Ukraina, Rusia, dan pemberlakuan sanksi, tetapi tidak secara langsung mengonfirmasi rencana Nord Stream 2.

Proyek energi paling memecah belah di Eropa, Nord Stream 2, dirancang untuk menggandakan jumlah gas yang mengalir dari Rusia langsung ke Jerman, melewati Ukraina. (ANTARA)

Baca Juga: Ukraina Bersatu, Warga Sipil Ikut Dilatih Perang Hadapi Kemungkinan Serangan Rusia

Load More