SuaraLampung.id - Peningkatan kasus COVID-19 membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mengaktifkan sejumlah tempat isolasi bagi pasien COVID-19.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan mengatakan, jumlah tempat tidur rawat inap yang telah disiapkan di rumah sakit 60 unit.
Menurut dia, jumlah tempat tidur akan ditambah jika kasus COVID-19 di Lampung terus melonjak.
Dia mengatakan tempat isolasi bagi warga yang terpapar COVID-19 telah mulai disiapkan di desa-desa.
"Untuk tempat isolasi di desa sudah mulai dipersiapkan setelah beberapa bulan sempat kendor serta tidak aktif. Dan kita minta untuk tempat isolasi mandiri desa aktif kembali," ucapnya, Jumat (4/2/2022) dikutip dari ANTARA.
Ia melanjutkan sejumlah tempat isolasi terpusat yang sebelumnya telah disiapkan saat peningkatan kasus COVID-19 tahun lalu belum akan digunakan dalam waktu dekat.
"Isolasi terpusat seperti di KM Lawit belum digunakan untuk waktu dekat. Seperti Asrama Haji saat ini kontrak dengan Pertamina sudah habis untuk rumah sakit darurat jadi fungsinya kembali seperti semula," ujarnya.
Dia mengatakan bila ada pasien varian Omicron ataupun pasien terkonfirmasi COVID-19 membutuhkan perawatan di rumah sakit, juga telah disiapkan.
"Tapi kalau untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 varian baru Omicron ataupun COVID-19 biasa yang membutuhkan perawatan kami sudah siapkan rumah sakit," katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada Kamis (3/2/2022), ketersediaan tempat tidur di daerah itu berjumlah 967 unit, terbagi menjadi tempat tidur dengan ventilator 39 unit dan tempat tidur tanpa ventilator 928 unit.
Total ketersediaan tempat tidur 75 unit, sedangkan sisa tempat tidur yang belum terpakai berjumlah 892 unit. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif