SuaraLampung.id - Kasus kematian akibat COVID-19 di Lampung terus bertambah.
Data terbaru di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat, sudah ada 2.017 orang meninggal dunia akibat COVID-19.
Pada Kamis (29//7/2021), tercatat ada 66 kasus kematian akibat COVID-19 di Lampung. Penambahan 66 kasus ini membuat total kasus kematian COVID-19 di Lampung menjadi 2.017 orang.
"Kasus kematian di Lampung didapatkan dari 12 kabupaten/kota dengan Bandar Lampung menjadi daerah terbanyak untuk kasus harian pasien meninggal dunia karena infeksi virus corona, yakni 16 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Kamis (29/7/2021) dilansir dari ANTARA.
Baca Juga: Lagi! Keluarga Rebut Paksa Jenazah COVID-19, Mau Makamkan Sendiri
Kemudian, lanjut dia, kasus kematian akibat COVID-19 dari Kota Metro terdapat dua orang, Kabupaten Tanggamus empat orang, Tulangbawang satu orang, Tulangbawang Barat delapan orang.
Lampung Selatan delapan orang, Lampung Utara satu orang, Lampung Tengah lima orang, Pringsewu enam, Pesawran lima orang, Lampung Timur sembilan orang dan Lampung Barat satu orang.
Selain itu, Diskes juga mencatat kasus konfirmasi harian positif COVID-19 di Lampung pun bertambah 687 kasus yang tersebar di 14 kabupaten/kota sehingga dengan tambahan tersebut kini total kasus di provinsi ini mencapai 33.520 orang.
Reihana menyebutkan ke-14 daerah penyumbang kasus COVID-19 tersebut yakni Bandar Lampung 109 kasus, Lampung Timur 79 kasus, Lampung Selatan 123 kasus, Lampung Utara 52 kasus.
Metro 20 kasus, Tulang Bawang delapan kasus, Tulang Bawang Barat 29 kasus, Mesuji empat kasus, Tanggamus 66 kasus, Pringsewu 86 kasus, Pesawaran 21 kasus, Pesisir Barat 16 kasus, Lampung Barat 54 kasus dan Lampung Tengah 20 kasus.
Baca Juga: Jalani Karantina Usai Tertular Corona, Napi Remaja di Batam Malah Kabur Gegara Takut
"Dari 687 kasus COVID-19 itu, 534 pasien memiliki gejala, sementara sisanya 148 pasien tidak memiliki gejala," kata dia.
Kadiskes juga mengatakan angka kesembuhan di Lampung hingga kini berjumlah 25.504 setelah terdapat 322 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.
Terkait keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 di Lampung, Reihana merilis, dari 36 rumah sakit (RS) yang tersedia enam di antaranya sudah penuh atau terisi 100 persen.
Keenam rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit A. Dadi Tjokrodipo dengan kapasitas 20 unit tempat tidur dan RSU Immanuel 43 unit, RSU Advent 53 unit, RSU Natar Medika 15 unit, RSU Mitra Husada 32 unit dan RSU Surya Asih 17 unit.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran di Lampung? Ini 6 Destinasi Wisata Seru yang Wajib Dikunjungi
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
-
Jenderal Maruli: Pemecatan Pelaku Penembakan 3 Polisi Tunggu Vonis Pengadilan
-
Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Lampung untuk Mudik Lebaran 2025, Murah Meriah
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Jalan Bandar Lampung Mulus Tapi Rentan Rusak? Menteri PU Ungkap Biang Keroknya
-
Arus Balik Memuncak! Polisi Terapkan Sistem Tunda di Pelabuhan Bakauheni
-
Novelis Ika Natassa Murka ke ASN Lampung Barat yang Menghina Dirinya
-
Ribuan Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni, Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik 2025
-
Dari Mata Air Jadi Cuan, Kisah Sukses Desa Wunut Bangun Wisata Air Umbul Pelem