"Saya itu dibunuh ceritanya. Disantet 41 orang. Dibiayai Rp400 juta sekitar tahun 2002-2003. Aku disantet beramai-ramai," kata Cak Nun.
Cak Nun mengatakan ada dua kelompok yang menyantet dirinya.
Kelompok pertama Cak Nun lawan di stadion. Semua orang yang berada di stadion berhasil Cak Nun usir.
"Pada saat yang sama saya disantet orang-orang yang belain Gus Dur yang menganggap saya ini anti Gus Dur," tuturnya.
Orang-orang ini menganggap Cak Nun anti Gus Dur karena Cak Nun pernah memberitahu bahwa Gus Dur akan dilengserkan dari kursi presiden.
Cak Nun pernah bilang ke Ansor, Banser, bahwa Gus Dur dalam bahaya.
JIka tidak segera diantisipasi, Cak Nun, memberitahu Gus Dur bisa jatuh sebelum tiga bulan dari sekarang.
Sayangnya kata Cak Nun, orang-orang ini malah marah-marah terhadap dirinya.
"Kalo kalian marah sama saya, nanti kalo Gus Dur jatuh belum tiga bulan kena impeachment jangan marah sama saya karena sudah saya kasih tahu," terang Cak Nun.
Baca Juga: Cak Nun Bongkar Pihak yang Sengaja Tunggangi Covid-19 Buat Cari Untung
Cak Nun mengaku saat itu bisa saja membantu Gus Dur namun ia tidak mendapat mandat dari NU, PKB.
"Kasih mandat sama saya untuk mengantisipasi keadaan di Jakarta. Saya akan tolongin Gus Dur saya akan halangi pemecatan Gus Dur. Aku ga bisa nyelonong harus ada mandat dari NU, PKB," jelasnya.
"Karena saya bersikap seperti itu malah dianggap mengancam Gus Dur akan jatuh," kenang Cak Nun.
Gara-gara santet, Cak Nun sakit-sakitan. Tangannya gemetar. Berat badannya turun drastis dari 70 kg ke 50 kg.
Biarpun dalam kondisi sakit, Cak Nun tetap melanjutkan aktivitasnya memberi ceramah di berbagai tempat.
Sampai-sampai di beberapa tempat Cak Nun pingsan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus
-
Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi
-
Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes
-
Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW
-
Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor