SuaraLampung.id - Lockdown selama pandemi Covid-19 ternyata berdampak pada keutuhan rumah tangga.
Seperti yang dialami pasangan suami istri satu ini.
Melansir The Sun, pasangan suami-istri bernama Kaye Harrish-John dan Simon Lin.
Rumah tangga yang mereka jalin selama tujuh tahun hancur berantakan di saat lockdown.
Sang istri, Kaye, tidak tahan dengan kebiasaan suami selama lockdown.
Sebenarnya rumah tangga mereka sudah bermasalah sebelum lockdown.
Namun di masa lockdown masalah makin meruncing.
"Retakan sudah mulai terlihat dalam pernikahan kami sebelum lockdown pertama. Kami mulai menjalani hidup yang terpisah," ungkap Kaye yang sudah memiliki dua anak dari pernikahannya ini.
Rupanya, hal ini disebabkan kebiasaan Simon dalam bermain game. Menurut Kaye, suaminya terlalu cinta game dan mengabaikan hal lain.
Baca Juga: Miris, Suami Usir Istri dan Anak-anak dari Rumah Demi Selingkuhan
"Aku memberikan komplain karena dia menghabiskan sepanjang malam online, bermain game, dan tidak akan tidur sampai pukul 4 pagi," tambah Kaye.
Simon bahkan memilih untuk tidur di sofa alih-alih bersama istri. Pasalnya, ia terlalu sibuk bermain game semalaman.
Awalnya, pasangan ini mengira bahwa masalah mereka akan hilang seiring berjalannya waktu. Namun, situasi memburuk setelah lockdown.
"Ketika lockdown terjadi, awalnya aku berpikir ini akan menjadi hal baik bagi kami karena ini memaksa kami menghabiskan banyak waktu bersama," harap Kaye.
Sayangnya, Kaye malah bertambah stres saat lockdown. Bukan hanya harus bekerja dan membantu anak sekolah dari rumah, sang suami makin ketagihan bermain game.
"Simon menghabiskan waktunya di kamar bermain game, dan aku menghabiskan waktuku di kamar lain untuk menonton TV atau menyekolahkan anak-anak."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
BRI Dipastikan Bersih dalam Kasus Kredit PT SAL dan PT BSS, Kerugian Negara Sudah Kembali
-
Nasib Jurnalis di Lampung: Gaji Dicicil, BPJS Nunggak, LBH Siap Seret Perusahaan ke Pidana
-
Transaksi QRIS di Lampung Tembus Rp1,8 Triliun
-
Lansia Dikira Tertidur di Lantai Atas Masjid Metro, Saat Dibangunkan Ternyata Sudah Tiada
-
Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?