SuaraLampung.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Bandarlampung kembali memperpanjang masa belajar secara daring dengan menunda pertemuan belajar tatap muka atau PTM di sekolah.
Menurut Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, penundaan juga merujuk instruksi pemerintah pusat guna menekan angka penyebaran Covid-19.
"Ini surat dari Pusat sudah keluar, isinya agar anak-anak tetap belajar di rumah saja. Saya meminta kepada orang tua wali murid bersabar dan Bunda mohon maaf lahir dan batin. Bunda sayang dengan masyarakat Bandar Lampung jadi ini harus dilakukan," kata Bunda Eva, dilansir dari Lampungpro.id - jaringan Suara.com, Minggu (4/7/2021).
Padahal, pihaknya sudah mempersiapkan skema PTM untuk siswa dengan membuat sekat-sekat di tiap kelas dan sekolah.
"Sudah disiapkan, tapi ini instruksi dari pusat. Jadi, harus kita patuhi karena untuk kemaslahatan bersama. Semua harus sehat agar kita bisa beraktifitas. Semoga ke depan Bandar Lampung bisa masuk zona kuning terus zona hijau sehingga semua bisa beraktifitas seperti biasa," kata Eva.
Dia mengatakan dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran perpanjangan belajar daring. Dia menyadari wali murid sudah lama menunggu belajar tatap muka, apalagi sudah banyak sekali di WA dan IG yang menanyakan sekolah masa pandemi.
Berita Terkait
-
Belajar Tatap Muka Segera Dimulai, Disdik OKU Bentuk Satgas Covid-19 di Sekolah
-
Sekolah Tatap Muka di Sumut Diundur hingga Agustus
-
Belajar Tatap Muka, Sekolah di Medan Minta Orangtua Antar Jemput Anaknya
-
Belajar Tatap Muka, Sekolah di Medan Sediakan Satgas Covid-19
-
Membahayakan Murid, Federasi Serikat Guru Tak Setuju Wacana Buka Sekolah Juli Nanti
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB