SuaraLampung.id - Artis Shireen Sungkar ternyata pernah bekerja di rumah Maia Estianty. Ini terjadi ketika Shireen Sungkar belum terjun ke dunia entertainmen.
Tepatnya saat Shireen Sungkar masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat itu Shireen Sungkar bersama temannya bekerja mencuci piring di rumah Maia Estianty.
Hal ini Shireen Sungkar lakukan demi menolong sang teman yang sedang kesulitan membayar uang SPP. Ia bersama teman-teman lain berinisiatif mencari uang untuk temannya tersebut.
Saat itu ide yang tercetus adalah meminta pekerjaan di rumah-rumah artis. Pergilah Shireen Sungkar dan teman-temannya ke rumah-rumah artis di Pondok Indah.
Kenangan masa kecil itu diceritakan Shireen Sungkar saat bertemu dengan Maia Estianty di kanal YouTube MAIA ALELDUL TV, Selasa (22/6/2021).
"Karena kita mikirnya artis banyak duit ya zaman dulu. Kita gimana yah cari uang buat teman kita ini, kalau nggak salah butuhnya cuma Rp 300 ribuan lah zaman SMP," kata Shireen Sungkar.
"Mau minta orang tua nggak enak, terus akhirnya 'eh coba yuk ke rumah artis di Pondok Indah kan duitnya banyak katanya pada baik' dan gue ikut aja sih Bun," sambungnya.
Rumah pertama yang didatangi Shireen Sungkar bersama temannya adalah rumah pedangdut Inul Daratista. Sayangnya, ia tak bisa bertemu pemilik Goyang Ngebor itu karena sedang di luar.
Hingga akhitnya, salah satu teman menyarankan rumah Maia Estianty dan mantan suaminya, Ahmad Dhani yang masih satu kawasan di Pondok Indah. Lucunya, Shireen Sungkar dan teman-temannya mendapatkan alamat rumah itu dari sopir bajaj.
Baca Juga: Butuh Duit, Shireen Sungkar Bela-belain Kerja di Rumah Maia Estianty
"Terus gue ke depan rumah Inul ingat banget ketok-ketok terus mbanya kelar 'oh mba Inul lagi kerja'. Terus ke rumah siapa lagi, terus mereka bilang 'oh ke rumah Pondok Indah'. Tukang bajaj aja tau kita kan nggak tau alamat," ungkapnya terkekeh.
Setibanya di rumah Maia Estianty, adik Zaskia Sungkar itu disambut baik. Shireen Sungkar kemudian menjelaskan maksud kedatangannya ingin bekerja demi membayar uang SPP teman sekolahnya.
"Kita bertiga masuk, aku ingat banget disamperin 'Mau ngapain mba? Kita butuh dana buat teman kita'. Tapi alhamdulillah timnya baik banget disuruh masuk, terus kita cerita sih buat teman kita bayar SPP, kita bisa kerja apa gitu," imbuhnya.
Teman-temannya langsung mendapat pekerjaan mencuci piring. Sementara Shireen Sungkar hanya diminta testimoni dari lagu baru Maia Estianty yang akan rilis.
"Terus 'mau cuci piring? Iya nggak apa-apa', entah kenapa aku disuruh masuk ke dalam lagi disuruh duduk, di bawah ada Bunda, ada partner yang lama. Terus udah aku disuruh dengerin lagu mungkin kayak survei doang gitu," tuturnya.
Setelah itu Shireen Sungkar bersama temannya mendapatkan bayaran sesuai pekerjaan mereka. Ia diberi amplop yang berisi uang sebesar Rp 500 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu