SuaraLampung.id - Artis Uya Kuya membongkar kiatnya membuat konten YouTube agar viral. Caranya adalah dengan memanfaatkan para haters di media sosial.
Ketika para artis menghindari haters, Uya Kuya justru menganggap haters adalah peluang. Lewat haters lah menurut Uya Kuya konten YouTube nya bisa viral dan trending.
Meski selalu trending di YouTube, tapi tak jarang konten Uya Kuya ini mendapat cibiran bahkan tak disukai publik karena berisi prank dan settingan.
Meski demikian, ada rahasia di balik trendingnya konten-konten tersebut.
"Ada satu rahasia yang mungkin tidak pernah dilakukan artis-artis lain, malah dihindari artis lain. Ini rahasia yang mungkin baru saya ungkap di sini ya mbak," kata Uya Kuya dilansir dari channel YouTube Atiek Nur Wahyuni.
Selama ini ia diuntungkan dengan para haters-nya. Yang hanya perlu dilakukan Uya adalah menciptakan bully-an yang memancing haters.
"Jadi setiap kita buat program di TV, di YouTube, atau bisnis, atau anak-anak ngeluarin single saya menciptakan netizen, saya seneng dengan bullyan, karena bullyan itu saya ciptakan," jelas Uya.
Uya bahkan punya tim khusus yang akan menuliskan komentar jelek di kontennya. Sampai akhirnya komentar tersebut memancing netizen untuk ikut berkomentar.
"Yang pertama kali komentar jelek itu saya sendiri, saya punya tim yang berkomentar jelek sampai nanti ada pro kontranya mbak, sampai netizen lain terpancing, jadi rame," imbuhnya.
Baca Juga: Denise Chariesta Bandingkan Sikap Kasar Dewi Perssik dengan Uya Kuya
Meski begitu, Uya mengaku kontennya harus tetap menghibur dan dinikmati. "Jadi cara instan orang nengok cepet adalah itu, tapi kita jangan lupa karya kita saat orang nengok harus bisa dinikmati," lanjut Uya.
"Netizen Indonesia gampang diprovokasi, orang-orang bilang ngeluarin single butuh miliaran buat promosi, saya mah nggak cuma ciptain polemik aja di kalangan netizen, dia jadi karyawan kita yang mempromosikan secara gratis," pungkas Uya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Kabel Penerangan Tol Bakter Sepanjang 369 Meter Digasak, Polres Lampung Selatan Tangkap Pelaku
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perluas Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan UMKM
-
Terbangun Suara Gemuruh, Karyawan Mebel di Sukadanaham Syok Lihat Api Lahap Gudang Rp200 Juta
-
24 Hari Membara, 30 Hektare Hutan Way Kambas Masih Mengepulkan Asap
-
Berangkat Subuh Hanya Perahu yang Pulang: Nelayan Pesisir Barat Hilang Diterjang Ombak 2,5 Meter