Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Senin, 25 Januari 2021 | 19:55 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Ada tenaga kesehatan di Bandar Lampung yang menolak divaksin Covid-19 [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sementara itu Ketua IDI Cabang Bandarlampung, dr Aditya M Biomed mengajak semua nakes harus mau divaksinasi sebab hal ini bertujuan guna memutus rantai penularan COVID-19.

Kemudian, dia pun mengingatkan kepada nakes yang sudah menerima dosis pertama vaksinasi, jangan sampai pula tidak melakukan vaksinasi untuk dosis kedua sebab nanti antibodinya tidak terbentuk.

"Ini kan tujuan baik untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Nah untuk nakes yang sudah divaksinasi pertama itu harus ikut disuntik lagi dosis keduanya. Lagian negara sudah banyak keluar uang kalau tidak memenuhi prosedur tidak terbentuk antibodinya," kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun jumlah tenaga kesehatan di Bandar Lampung kurang lebih berjumlah 6.321 dengan rincian Dokter yang tergabung dalam keanggotaan IDI Bandarpampung sebanyak 841.

Baca Juga: Hipertensi, 5 Persen Nakes di DIY Tak Lolos Syarat Ikut Vaksinasi COVID-19

Kemudian, Perawat yang tergabung dengan Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bandar Lampung sebanyak 4.400 orang dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bandar Lampung 1.080 orang.

Load More