SuaraLampung.id - Berdasarkan manifes penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak yang hilang kontak, terdapat tiga nama warga Kabupaten Tulang Bawang Barat di dalamnya.
Ketiganya berangkat dari Bandara Raden Intan Lampung Selatan.
"Betul, tiga orang tersebut warga kami," ungkap Eko Febrianto, Sekretaris Desa Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat, saat dihubungi suaraLampung.id pada Minggu (10/1/2021) pagi.
Lebih lanjut Eko menyampaikan, ketiga warganya itu bernama Sugiono (36), Yohanes (33), dan Pipit Suyono (24). Sugiono warga RT 5/ RW 2, sementara Yohanes dan Pipit adalah warga RT 4/ RW 2.
Ketiganya menuju Pontianak, menurut Eko, bertujuan untuk bekerja.
"Yohanes dan Pipit kemungkinan besar ikut Sugiono kerja disana (Pontianak). Karena Dia (Sugiono) sudah bekerja lebih dahulu disana," terus Eko.
"Mungkin keduanya tertarik ikut Sugiono, karena sejak sekitar bulan September atau Oktober 2020 Sugiono kerja disana, dan Januari lalu pulang, kelihatan ada hasilnya. Apalagi banyak pemuda di desa, baik yang masih lajang ataupun sudah berkeluarga tidak memiliki pekerjaan tetap. Jadi mereka ingin merantau," terusnya.
Namun, pihak aparat desa mengaku tidak begitu mengetahui rencana kepergian mereka. Pasalnya, mereka tidak meminta surat pengantar dari desa untuk rapid tes atau keperluan lainnya.
"Kini kami (aparat desa) masih memantau dari media tentang berita atau informasi terbaru terkait peristiwa itu. Belum ada juga dari pihak Sriwijaya Air atau dari Bandara Raden Intan yang menghubungi kami," ungkap Eko lagi.
Baca Juga: Ikut Suami, Warga Ogan Ilir Terdaftar Penumpang Sriwijaya Air SJ182
Aparat desa pun masih baru akan menemui keluarga ketiga orang tersebut, untuk meminta informasi tambahan. Selain itu juga jika informasi itu benar, sekaligus untuk mengucapkan bela sungkawa.
Kontributor : Andry Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kisah Rosidah, Perajin Gula Merah Madura yang Kembangkan Usaha Berkat KUR BRI
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror
-
Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah