SuaraLampung.id - Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti, enggan terbuai meski Jepang dan China dipastikan absen dalam tiga tur Asia di Bangkok, Thailand, pada 12-31 Januari mendatang.
Bersama sang partner, Praveen Jordan, pebulutangkis 26 tahun itu memilih untuk tetap mengencangkan sabuk agar mendapat hasil terbaik di Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan BWF World Tour Finals 2020.
"[Absennya China dan Jepang] saya merasakannya biasa saja. Kita semua [bertanding] sama-sama dari nol, maksudnya sudah vakum kurang lebih 10 bulan," kata Melati Daeva Oktavianti saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/1/2021).
"Jadi tidak ada yang tau juga [seperti apa hasilnya nanti]. Semua bisa terjadi. Yang pasti kami mau memberikan hasil maksimal," tambahnya.
Baca Juga: Positif Covid-19, Chris dan Gabrielle Adcock Mundur dari Tur Asia
Praveen / Melati dan wakil-wakil ganda campuran Indonesia sendiri telah diberikan target oleh pelatih Richard Mainaky di tiga turnamen BWF World Tour leg Asia itu.
Richard meminta anak latihnya bisa menyapu bersih gelar juara dari tiga turnamen tersebut. Target minimal, Praveen cs harus bisa menembus babak final.
Target pelatih nyatanya sejalan dengan keinginan pribadi Melati. Bersama Praveen, dia ingin meraih hasil terbaik alias juara.
"Yang pasti semua targetnya mau juara ya. Tapi balik lagi, fokus step by step saja. Semoga bisa bawa gelar," beber Melati.
Sebagai informasi, Asosiasi Bulutangkis China (CBA) memutuskan tidak mengirim atlet ke tiga turnamen BWF World Tour ini lantaran mendapat larangan terbang ke luar negeri dari pemerintah Negeri Tirai Bambu.
Baca Juga: Latihan Tim Bulu Tangkis Indonesia Bervariasi di Hari Kedua
Sementara Jepang memutuskan mundur setelah pebulutangkis tunggal putra andalan mereka, Kento Momota dinyatakan terinfeksi virus Corona.
Berita Terkait
-
Rekap Babak Kedua German Open 2025: Hanya Dua Wakil Indonesia yang Lolos
-
Jadwal Dua Wakil Indonesia di Perempat Final German Open 2025
-
German Open 2025 Day 2: Jadwal Laga 7 Wakil Indonesia, Ada Perang Saudara
-
Jelang Turnamen BWF Eropa, Eng Hian: Lebih Baik Berinvestasi ke Pemain Muda
-
Negara dengan Title BWF World Tour Terbanyak Periode Januari hingga Februari 2025
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Jalan Bandar Lampung Mulus Tapi Rentan Rusak? Menteri PU Ungkap Biang Keroknya
-
Arus Balik Memuncak! Polisi Terapkan Sistem Tunda di Pelabuhan Bakauheni
-
Novelis Ika Natassa Murka ke ASN Lampung Barat yang Menghina Dirinya
-
Ribuan Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni, Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik 2025
-
Dari Mata Air Jadi Cuan, Kisah Sukses Desa Wunut Bangun Wisata Air Umbul Pelem