SuaraLampung.id - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memilih untuk menyewa pesawat sendiri untuk mengikuti tiga turnamen BWF World Tour leg Asia. Bukan tanpa alasan induk cabang olahraga bulutangkis nasional melakukan pendekatan tak biasa tersebut.
Menurut Ketua Harian PBSI Alex Tirta, hal itu dilakukan sebagai komitmen PBSI untuk menjaga kesehatan dan keselamatan atlet dan ofisial di tengah pandemi virus Corona.
Menggunakan pesawat umum disebutnya bakal memperbesar peluang atlet dan ofisial bisa terpapar virus bernama ilmiah Sars-Cov-2 tersebut.
“Kita menyewa pesawat semata-mata demi menjaga kesehatan dan keselamatan pemain," kata Alex Tirta dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (4/1/2021).
"Kalau berangkat dengan pesawat komersial biasa, kita khawatir pemain bisa tertular virus dari penumpang umum yang lain,” tambahnya.
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan kini telah bertolak ke Bangkok, Thailand, selaku tuan rumah tiga turnamen BWF World Tour leg Asia.
Mereka berangkat menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada hari ini, Senin (4/1/2021) pukul 12.30 WIB.
Tiga turnamen BWF World Tour leg Asia yang akan diikuti pebulutangkis Indonesia adalah Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan BWF World Tour Finals 2020.
Yonex Thailand Open akan bergulir pada 12-17 Januari, Toyota Thailand Open pada 19-24 Januari 2021, sedangkan BWF World Tour Finals 2020 bakal berlangsung pada 27-31 Januari mendatang.
Baca Juga: Tur Asia: Kevin Sanjaya Cs Berangkat ke Thailand 4 Januari
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas