SuaraLampung.id - Ustaz Abdul Somad memiliki pengalaman pernah dimarahi oleh polisi.
Kisah ini diceritakan Ustaz Abdul Somad saat ceramah di Masjid Addinur Rasyid Politeknik Negeri Samarinda (Polnes).
Ceramah Ustaz Abdul Somad ini ditayangkan di akun YouTube Ustadz Abdul Somad Official dengan judul "MAHASISWA YANG BERAKHLAK , POLNES SAMARINDA" yang tayang Kamis (10/12/2020).
Dilansir dari video itu, Ustaz Abdul Somad mengatakan dirinya selalu mendapata fasilitas mewah dan pengawalan ketat dari aparat setiap ceramah di kota-kota besar.
Begitu kembali ke kampung halamannya di Pekanbaru, Ustaz Abdul Somad mengaku meninggalkan semua kemewahan itu.
"Maka kalau saya pulang ke Pekanbaru, saya mesti mendidik diri saya sebagai Abdul Somad. Maka saya nyetir sendiri," ujarnya dilansir Suaralampung.id dari YouTube Ustadz Abdul Somad Official.
Pernah suatu ketika Ustaz Abdul Somad saat nyetir mobil diberhentikan polisi yang sedang razia.
Polisi tersebut meminta Ustaz Abdul Somad menunjukkan surat izin mengemudi (SIM).
Karena dirinya lupa jenis SIM untuk mobil, maka Ustaz Abdul Somad mengeluarkan SIM A dan SIM C.
Baca Juga: Pria Pekanbaru Pakai Mobil ke Jogja Demi Pujaan Hati, Endingnya Bikin Mewek
Dua jenis SIM itu ia serahkan ke polisi yang merazia.
Menurut Ustaz Abdul Somad, polisi tersebut marah karena dikasih dua jenis SIM sekaligus.
"SIM Itu satu. Masa SIM dua," ujar Ustaz Abdul Somad menirukan perkataan polisi yang membentaknya.
Setelah melihat identitas di SIM tersebut, si polisi kaget.
"Eh Ustaz Somad," kata si polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas
-
Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call